Garuda Wisnu Kencana

DCR-SR200E (5.1mm, f/4, 1/215 sec, ISO0)

Garuda Wisnu Kencana, pada awalnya adalah proyek mercusuar ambisius membangun landmark Indonesia. Terinspirasi oleh landmark-landmark negara lain seperti Patung Liberty Amerika, Menara Eifel Perancis, Jam Bigband Inggris, Menara Kembar Petronas Malaysia, Patung Singa Singapura, dan lain sebagainya. Indonesia bermimpi punya landmarknya sendiri, sebagai simbol yang khas atau penanda pengenal negara.

Garuda Wisnu Kencana DCR-SR200E (12.3mm, f/4.8, 1/215 sec, ISO0)

Garuda adalah anak dari Resi Kasyapa – putera Marici, cucu Brahma – dan Winata, anak Daksha, salah satu dewa Prajapathi (Dewa Pencipta). Suatu ketika, untuk menolong ibunya, Garuda pernah mencuri air suci Amarta. Dan karena perbuatannya ini, Garuda pun mengabdi menjadi tunggangan Wisnu. Cerita tentang Garuda atau Garudheya terdapat pada relief-relief beberapa candi di Indonesia, seperti di Candi Kidal di Malang, Jawa TImur, atau Candi Sukuh, di Karanganyar, Jawa Tengah.

Garuda Wisnu Kencana DCR-SR200E (5.1mm, f/4, 1/215 sec, ISO0)

Wisnu atau Vishnu salah satu dewa Trimurti atau trinitas dalam Hindu. Bertugas sebagai Sthiti, pemelihara dan pelindung ciptaan Brahma. Dalam bertugas, Vishnu sering turun ke bumi, mewujud (avatar) menjadi manusia atau mahluk lainnya. Dikenal ada sepuluh penjelmaan Vishnu (Dashavatara), salah satunya adalah Rama, suami Sita dalam epos Ramayana.

Mengapa landmark Indonesia dibangun di Bali? Karena Indonesia hanyalah sebuah desa kecil di Pulau Bali. Setidaknya itulah anggapan kebanyakan orang-orang bule yang lebih mengenal Bali daripada Indonesia. Untuk lebih memudahkan orang luar negeri mengenal Indonesia maka landmarknya pun di bangun di Bali. Tepatnya di tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung, sekitar 40 kilometer sebelah selatan Denpasar.

Mengapa landmark Indonesia dibangun di Bali? Karena Indonesia hanyalah sebuah desa kecil di Pulau Bali.

Garuda Wisnu Kencana Mulai dibangun tahun 1997 dan direncanakan selesai tahun 2005.  Setelah selesai, patung ini akan berdiri dengan tinggi 146 meter, dengan lebar bentangan sayap Garuda mencapai 66 meter, dan berat lebih dari 4.000 ton. Dengan ukurannya yang sangat besar ini, Garuda Wisnu Kencana akan mengikat tata ruang dengan jarak pandang sampai 20 km, dapat terlihat dari Kuta, Sanur, Nusa Dua hingga Tanah Lot.

Tapi sayangnya, cita-cita besar ini harus terhenti ditengah jalan. Penyebabnya, alasan klise klasik yang juga menjadi ganjalan banyak proyek besar lainnya: pembiayaan. Garuda Wisnu Kencana membutuhkan dana ratusan milyar. Saat krisis moneter menerpa Indonesia tahun 1999, proyek ini terhenti. Dari total luas lahan 200 hektar yang direncanakan, sementara terkuasai 100 hektar, dan total pekerjaan yang selesai hingga saat ini baru sekitar 15 %. Untuk penyelesaian dari yang sudah ada sekarang, membutuhkan dana lebih dari 600 milyar rupiah. Cita-cita mengulang kembali membangun kemegahan Candi Borobudur di era modern pun tertunda. Entah sampai berapa lama.

Setelah selesai, patung ini akan berdiri dengan tinggi 146 meter, dengan lebar bentangan sayap Garuda mencapai 66 meter, dan berat lebih dari 4.000 ton. Dengan ukurannya yang sangat besar ini, Garuda Wisnu Kencana akan mengikat tata ruang dengan jarak pandang sampai 20 km.

Garuda Wisnu Kencana DCR-SR200E (16.1mm, f/4, 1/215 sec, ISO0)

Lempeng Tembaga. Patung Garuda Wisnu Kencana dibuat dari lempengan-lempengan tembaga yang disusun mozaik pada sebuah kerangka. Pada beberapa bagian patung  direncanakan akan dilapisi dengan emas. Sampai saat ini bagian patung yang sudah jadi adalah kepala Garuda, patung dada Wisnu, dan dua tangan Wisnu.

Garuda Wisnu Kencana DCR-SR200E (19mm, f/4.8, 1/215 sec, ISO0)

Dinding Batu. Patung raksasa Garuda Wisnu Kencana dibuat oleh pemantung Bali, I Nyoman Nuarta. Di tempat ini, juga terdapat patung-patung karyanya yang lain, seperti patung yang diletakkan di tengah-tengah batu cadas yang dibelah ini. Direncanakan, pada dinding-dinding batu cadas ini akan dilukis relief kisah Ramayana.

Mencari Sesuatu?

Masukkan kata kunci pada form berikut untuk mencaricari sesuatu di situs ini.

Masih belum menemukannnya? Tulis komentar pada sebuah tulisan, pada shutbox disamping, atau kontak kami!

Tag, Tag, Tag... !

Checkpagerank.net